Pengertian Domain Yang Wajib Anak IT Harus Tau



Kita sering mendengar apa itu nama domain dan bagaimana domain bekerja? Sebenarnya setiap kali menggunakan browser, tanpa disadari kita mengetikan domain di suatu alamat pada url address.

Namun, banyak sekali pengguna komputer baru maupun lama kurang mengetahui istilah domain dengan situs web atau situs web layanan hosting. Semua istilah yang berbeda ini mungkin terdengar terlalu teknis bagi pengguna awam. 

Dalam panduan ini, kami akan menjawab penjelasan domain dan bagaimana domain bekerja. Tujuannya adalah untuk membantu memahami dan memilih nama domain yang tepat untuk situs web yang akan dibuat nantinya.

 

Apa Arti Dari Domain?

 

Domain merupakan suatu alamat unik dan berbeda dari satu dengan yang lain yang diberikan untuk mengidentifikasi di komputer server agar mudah diingat (contoh:www.facebook.com) dibandingkan menggunakan IP (Internet Protokol) di jaringan internet.

Dalam istilah sederhana, jika situs web Anda adalah sebuah rumah, maka nama domain menjadi alamatnya.

Masih belum paham?baik mari kita lanjutkan pengertian domain ini.

Internet adalah jaringan komputer raksasa yang terhubung satu sama lain melalui jaringan kabel global. Jadi, komputer di jaringan yang terkoneksi internet dapat berkomunikasi antara satu dengan lainnya.

Untuk mengidentifikasi setiap PC, maka  diberi alamat IP yang berbeda. Ini adalah serangkaian angka yang mengidentifikasi komputer tertentu di internet. Alamat IP umumnya terlihat seperti angka berikut ini:

72.25.14.11

pemanggilan alamat IP seperti ini cukup sulit untuk kita ingat. Bayangkan jika kamu harus menggunakan nomor tersebut untuk mengunjungi salah satu situs web kesayangan, pastinya kita akan membuat daftar nama domain dan tertulis di buku agar tidak lupa suatu saat nanti (ini sangat merepotkan). 

Dari hal tersebut Nama domain diciptakan untuk memecahkan masalah ini. 

Sekarang, jika ingin mengunjungi sebuah situs web, maka tidak perlu memasukkan string angka yang cukup panjang. Sebagai gantinya, kita hanya mengetikkan nama domain yang mudah diingat di url address browser (chrome,firefox,safari,dll). Misalnya, www.suryaciptainformatika.com.

 

Bagaimana Nama Domain Dapat Bekerja?

 

Untuk memahami bagaimana nama domain sebenarnya bekerja, sebagai contoh:proses yang terjadi saat kita mengetikan suatu alamat pada browser. 

Ketika Anda memasukkan nama domain di browser web Anda, proses terjadi saat pertama kali mengirimkan permintaan ke jaringan global server yang membentuk Domain Name System (DNS). 

Server ini kemudian mencari server nama yang terkait dengan domain dan meneruskan permintaan ke server nama tersebut. 

Misalnya, saat kita mengunjungi situs web di wikipedia.com, maka sebenarnya informasi yang kita dapat dari server berupa seperti ini: 

ns1.wikipedia.com

ns2.wikipedia.com 

DNS dari Server tersebut adalah komputer yang dikelola oleh perusahaan hosting. Perusahaan hosting lalu meneruskan permintaan menuju ke komputer di mana asal web tujuan kita di simpan. 

Komputer ini disebut web server. Pada komputer tersebut sudah terinstalasi perangkat lunak seperti Apache, MYSQL, nginx dan beberapa software pendukung untuk menjalankan sebuah website.

Lalu, dari komputer Web server mengirimkan kembali ke browser dan menampilkan sebuah halaman berupa text, video, maupun gambar yang di minta oleh pengunjung kita.

  

Jenis-jenis Domain Dan Contohnya

 

Nama domain tersedia dalam berbagai ekstensi ada sekitar 400 lebih yang disediakan untuk public maupun private website. Yang paling populer adalah. com. Ada banyak pilihan lain seperti. org, .net,. TV,. info,. io, dan banyak lagi. Namun kami selalu merekomendasikan menggunakan ekstensi domain. com (karena tanpa syarat dan mudah untuk diingat banyak orang). 

Mari kita lihat lebih rinci pada berbagai jenis nama domain yang tersedia.

 

  1. Top Level Domain
  2. Domain ini merupakan Domain tingkat atas atau TLD ekstensi domain generik yang tercantum pada tingkat tertinggi dalam sistem nama domain.

  3. Country Code Top Level Domain (ccTLD)
  4. Kode negara domain level teratas atau ccTLD adalah nama domain spesifik negara yang diakhiri dengan ekstensi kode negara seperti .co untuk negara colombia .uk untuk Inggris .de untuk Jerman .in untuk India dan masih banyak lagi lainnya

  5. Generic Top Level Domain
  6. Generic Top Level Domain atau gTLD awalnya merupakan domain khusus yang ditujukan untuk instasi, misalnya seperti .EDU

  7. Second Level Domain (SLD)
  8. Second Level Domain (SLD) merupakan turunan dari TLD yang bertujuan untuk digunakan lebih spesifik lagi. Contoh dari Second Level Domain (SLD) adalah CO.ID, AC.ID, atau .BIZ.ID

  9. Subdomain
  10. Subdomain merupakan tipe domain turunan yang biasanya digunakan oleh situs-situs besar untuk memudahkan pengunjung mengakses konten tertentu yang lebih spesifik. Subdomain biasanya terletak diawal domain utama dengan dipisahkan tanda dot.

 

Siapa yang bertanggung jawab dan mengelola sistem nama domain?

 

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) ditugaskan untuk mengelola sistem nama domain. Ini adalah organisasi nirlaba yang menciptakan dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan untuk nama domain.

ICANN mendelegasikan pendaftaran domain kepada registrar tetapi tidak semua reseller domain yang menjual domain merupakan registrar dari ICANN

Terkait dengan domain negara yang terdiri dari 2 huruf misalnya .id yang berarti Indonesia, ICANN juga bekerjasama dengan organisasi yang dianggap dipercaya di negeri tersebut untuk melakukan manajemen domain negara tersebut

 

Cara membeli nama domain?

 

Kamu dapat membeli nama domain di salah satu registrar yang kini sudah banyak di indonesia. Harga Nama domain dimuali dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah untuk biaya kontrak selama satu tahun.  

Namun, jika anda membeli domain belum termasuk layanan hosting. Untuk itu, Anda akan membutuhkan penyewaan hosting agar space penyimpanan data kita bisa diletakan di web server.

Banyak perusahaan hosting yang menawarkan layanan pendaftaran domain sekaligus hosting juga. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengelola semua layanan pada web server dalam satu akun, dan juga kita akan di pandu untuk mengelola hosting dan domain untuk website kita.